.:: Selamat Datang di Situs KAMMI Komisariat ITB ::.


ShoutMix chat widget

Energi Nuklir: Solusi Krisis Energi Bangsa

Oleh: Mohamad Iqbal F.

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang membutuhkan pasokan energi yang besar. Saat ini, Indonesia yang berpenduduk sekitar 239 juta jiwa membutuhkan energi listrik sebesar 142.53 TWH dengan kapasitas pembangkit listrik nasional sekitar 34 giga watt. Dan pada tahun 2025 mendatang, diperkirakan kebutuhan listrik tersebut akan naik hingga 100 giga watt.

Selengkapnya…

Ketua KAMMI ITB Terpilih

Alhamdulillah, setelah mengadakan Musyawarah Komisariat di bulan Januari 2009 ini, telah terpilih ketua KAMMI Komisariat ITB periode 2009 - 2010 ; akhina Achmad Januar Julian Pratama (Ian). Semoga dibawah kepemimpinannya, KAMMI ITB dapat memberikan kontribusi yang lebih baik untuk bangsa ini. Amiin.

Studi Siyasi Islam: Paradigma Politik Islam

INSTITUT KADERISASI SIYASI KAMMI Komisariat ITB insyaAllah akan mengadakan Studi Siyasi Islam dengan tema: Paradigma Politik Islam, oleh Ust. Amiuddin. Acara akan diadakan di Ruang GSS-D Masjid Salman ITB pada hari kamis, 6 November 2008 pukul 15:45 WIB.

Kepengurusan KAMMI ITB 2008 - 2009

Alhamdulillah pada tanggal 16 - 18 Juni 2008 yang lalu telah diadakan Musyawarah Komisariat ITB. Adapun hasil Muskom adalah terpilihnya kembali Akhina Ilham Arif Nasution sebagai ketua Komisariat sementara hingga bulan Januari 2009. Semoga selalu diberikan kekuatan untuk mengemban amanah ini.

MENGATASI SINDROM ALERGI PERUBAHAN Sebuah Refleksi Perjalanan Kebangsaan kita

Sebuah pertanyaan di benak saya, mengapa Indonesia belum juga keluar dari krisis ekonomi sejak tahun 1997?. Padahal negara-negara tetangga di Asia yang juga pernah mengalami krisis ekonomi seperti Malaysia, Thailand, Korea Selatan mulai berangsur-angsur bangkit dari keterpurukan ekonomi. Bahkan, krisis yang dialami Indonesia semakin kompleks merambah ke bidang sosial-politik.

Banyak analisis yang dikemukakan oleh para ahli mengenai masalah akar krisis bangsa kita. Bebarapa akar masalah dikemukakan oleh para cerdik cendikia : moralitas, budaya, sistem kenegaraan, hukum, pendidikan, dll. Semua yang dikatakan adalah hal yang telah ada sejak dahulu. Bahkan nilai-nilainya telah dimuat dalam kitab-kitab suci yang dibawa oleh para nabi. Saat ini hanya dipertegas saja dengan berpijak pada sejumlah penelitian ilmiah.

Selengkapnya…